..Semoga bermanfaat..

Rabu, 27 April 2016

CARA MENGHITUNG NILAI RESITOR SERI DAN PARALEL (KONFIGURASI RESISTOR)

SERI DAN PARALEL

Assalamu'alaikum wr.wb
Apa kabar reader ?
Setelah kemarin kita membahas macam macam resistor sekarang kita akan membahas tentang konfigurasi resistor.
Dalam sebuah rangkain elektronika biasanya ada sebuah resistor yang di pasang seri atau paralel, tujuannya adalah untuk mengganti nilai resistor yang tidak ada di pasaran atau yang sudah jarang dijual . Dengan memasang resistor secara seri kita akan mendapatkan resistor dengan nilai yang lebih besar, sedangkan jika dipasang paralel resistor nilianya akan dibagi dengan jumlah resistor yang diparalel jadi lebih kecil .
Paham kan ??
Untuk menghitung nilai seri dan paralel ada cara dan rumusnya,

SERI

  
R(Seri) = R1 + R2
Contoh : R1 = 3 ohm dan R2 = 3 ohm
Jika dipasang seri makan nilainya jadi 6 ohm , dari mana ?
R(Seri) = R1 + R2 
R(Seri) = 3 + 3 = 6 ohm



PARALEL


 Keterangan : / adalah per
R(Paralel) = R1 x R2 / R1 + R2
Contoh : R1 = 2 dan R2 = 2
Jika dipasang seri maka nilainya jadi 2 ohm , dari mana ?
 R(Paralel) = R1 x R2 / R1 + R2
 R(Paralel) = 2 x 2 / 2 + 2 =  2 ohm

SERI DAN PARALEL

Untuk seri paralel cara menghitungnya gabungan dari rumus-rumus di atas . Silahkan diperhatikan kawan..
Contoh : R1 = 2 , R2 = 2 , R3 = 4 , R4 = 6 dan R5 = 6
kita kerjakan yang bagian paralel dulu, 
R(paralel) = R2 x R3 x R4 / R2 + R3+ R4
R(paralel) = 2 x 4 x 6 / 2 + 4 + 6 = 48/12 = 4

Setelah itu langsung kita jumlahkan dengan R1 dan R5
R(seri) = R1 + R(paralel) + R5
R(seri) = 2 + 4 + 6 = 10 ohm

Itu dulu yaaa readers...
Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan coment yaa ??
Semoga paham dan bermanfaat bagi Anda .





Rabu, 20 April 2016

Macam Macam Resistor

Assalamu'alaikum ..
Hallo reader ? apa kabar ?
Setelah minggu lalu kita membahas tentang Resistor dengan kode warna sekarang kita akan membahas macam macam resistor .
Untuk yang belum tahu cara mengetahui nilai resistor dengan kode warna silahkan klik di bawah ini
Cara Mengetahi Nilai Resistor dengan Kode Warna

Macam macam resistor :
1. Resistor dengan Kode Warna










2. Resistor Keramik => Resistor ini memiliki bahan keramik










3. Resistor Variabel => Resistor ini nilai resistansinya dapat diubah-ubah


 






4. LDR (Light Dependent Resistor) => Resistor yang dipengaruhi oleh cahaya







5. NTC (Negative Temperature Coeffisien)
    Ketika suhu turun nilai resistansinya akan naik








6. PTC (Positive Temperature Coeffisien)
    Ketika suhu naik nilai resistansinya akan ikut naik








7. ZNR (Zinc Resistor/Resistor seng) =>  Digunakan sebagai proteksi di power supply
8. Resistor dengan Ppm (Par per milion) => Resistor dengan toleransi suhu tertentu




Terimakasih atas kunjungannya , semoga bermanfaat jangan lupa comment yaa ?

Rabu, 13 April 2016

Cara Mengetahui Nilai Resistor dengan Kode Warna

Resistor

Assalamu'alaikum..
Hallo reader , salam kenal yaaa ?
Apa sih itu resistor ??
Itu loh yang biasanya ada di barang barang elektronika seperti tv dan radio di dalamnya pasti ada yang namanya Resistor . 

Resistor adalah kompen dasar elektronika yang berfungsi untuk menghambat arus dan tegangan listrik. Hampir di semua rangkian elektroninka pasti ada yang namanya Resistor atau biasa di sebut 
"R" tahanan serta hambatan. Tentu saja disebut hambatan karena dia digunakan untuk menghambat arus dan tegangan listrik.
Dalam dunia elektronika resistor merupakan komponen dasar , tapi komponen ini sering dianggap remeh karena hanya komponen dasar . Walaupun di anggap remeh komponen ini bisa membuat sebuah rangkian elektronika tidak bisa bekerja seperti seharusnya atau rusak. Maka dari itu saya mengingatkan diri sendiri dan buat reader's untuk tidak meremehkannya. Hehe :D Kenapa ?
karena jika ada salah pasang saja rangkain tidak akan bekerja apalagi kalau salah satu rusak, mungkin saja bisa ikut merusak komponen yang lain (ini sih pendapatku..). Oh iyaa resistor juga ada yang memiliki gelang warna , bagi reader's yang belum tau berikut sedikit tentang kode warna resistor.




Sudah paham ?? bagus (y) untuk lebih jelasnya berikut sedikit keterangan ataupun penjelasannya.

Pada tabel pertama adalah kode warna resistor untuk 4 gelang warna, yang berarti pada warna ke-1 menunjukan angka pertama, warna ke-2 menunjukan angka kedua, warna ke-3 sebagai pengali dan warna ke-4 sebagai toleransi .
Misalkan warna gelangnya Coklat,Hitam,Coklat dan Emas nilainya adalah 100 ohm 5 % caranya,
Coklat   = 1
Hitam    = 0 
Coklat   = 10
Emas    = 5%

Jadi ,  10 X 10 = 100 dan toleransinya 5%

Untuk resistor dengan lima gelang warna caranya juga sama hanya saja di gelang ke-4 dijadikan sebagai pengali.

Misal warnanya Coklat,Hitam,Hitam,Emas, dan Coklat nilainya 10 ohm 1 % caranya,
Coklat  = 1
Hitam  = 0
Hitam  = 0

Emas   =10-1
Coklat = 1%

Jadi , 100 X 10-1 = 10 dan tolernasinya 1%

Saya kira cukup sekian TULISANKU  kalau ingin contoh lagi silahkan komen , oh iyaa untuk yang resistor 4 gelang warna paling sering toleransinya emas dan yang 5 gelang coklat , karena itu yang banyak dipasaran .

Terimakasih atas kunjungannya , semoga bermanfaat bagi Anda .